Sosiologi Komunikasi
Sosiologi Komunikasi
Pendahuluan
Manusia
diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebagai mahluk yang unik,yang menyandang fungsi
sebagai individu,sosial,dan mahluk tuhan itu sendiri.Beberapa fungsi manusia
sendiri dijalankan menjadi satu sehingga membedakan dari ciptaan tuhan lainnya
di muka bumi ini,Manusia pada dasarnya tidak bisa hidup sendirian,dimana dia
akan selalu membutuhkan bantuan individu lainnya untuk memenuhi kebutuhan yang
mereka inginkan.
Karena,manusia masing masing
memiliki kebutuhan individual.Maka mereka kemudian melakukan
adaptasi,penyesuaian antara individu,dan sosial selain berhubungan dengan Tuhan
YME.
Sebelum memulai terjadinya proses
adaptasi atau penyesuaian,maka manusia akan mengawalinya dengan melakukan
sebuah hubungan interaksi atau hubungan satu dengan yang lainnya.Interaksi
sosial ini akhirnya melahirkan norma-norma atau nilai-nilai sosial yang dapat
mengatur tingkahlaku manusia dalam memenuhi kebutuhannya,sehingga terciptanya
keseimbangan antara hak dan kewajiban dalam kehidupannya.
Sejarah dan
Konsep Komunikasi
[1]a.Asal mula kajian komunikasi dalam sosiologi berawal dari sudut
pandang dari Karl Marx,dan Hegel tentang pemikiran dialektika dan idealisme.
b.Pemikiran Dialektika adalah cara
berpikir tentang dunia yang dinamis yang terdapat penekanan akan kepentingannya
suatu proses,hubungan,konflik.Pemikiran ini lalu mempengaruhi Habermas yang
melahirkan sebuah gagasan perihal
komunikasi sebagai tindakan yang komunikatif(Interaksi).
c.Pemikiran Idealis,lebih
mementingkan pemikiran dan produk mental daripada material.
d.Menurut Habermas,manusia merupakan
mahluk sosial yang aktifitasnya berperasaan.Maksudnya adalah segala tindakannya
rasional dan komunikati(Interaksi).
e.John Dewey dengan pengetahuan
pragmatiknya,ia percaya bahwa sesuatu itu benar apabila berfungsi dalam praktiknya.Jadi
sebuah gagasan seharusnya sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pesan ataupub informasi itu harus
disampaikan dan berkontribusi pada perilaku manusia dan membuat sebuah tindakan
di lapangan.
Aliran
Sosiologi
1.Struktural Sosiologi:
Teori ini melihat proses komunikasi
sebagai bagian dari sistem dan struktur sosial. Komunikasi merupakan sarana
aktor sosial mencapai konsensus sehingga sistem sosial berfungsi sebagaimana
mestinya. Sebagai contoh, seorang presiden menunjuk juru bicara agar maksud yang
ia inginkan dapat tersampaikan.
-Auguste Comte - Emile Durkheim
-Talcott Parson - Robert K Merton
2.Konflik Sosial: Teori ini memandang komunikasi sebagai elemen
yang mengandung dan memiliki kepentingan. Komunikator merupakan aktor yang
menyampaikan kepentingannya. Berbagai macam kepentingan aktor bisa terbentur
atau mencapai konsensus melalui proses komunikasi. Teori konflik mengasumsikan
bahwa kepentingan diekspresikan melalui komunikasi.
-Karl Marx -Jurgen Habermas
-John Dewey
3.Symbolic Interactionism: Teori ini memandang komunikasi sebagai bagian dari perilaku sosial
yang mengandung makna sosial. Perilaku kita, termasuk apa yang tampak dari
secara fisik seperti pakaian, mengandung simbol-simbol yang kita sampaikan pada
orang lain. Kita mengenakan pakaian hitam ketika menghadiri pemakaman sebagai
simbol sedang berduka cita.
-George Herbert Mead - Herbert Blumer
1.Pengertian
Sosiologi Komunikasi
Sebelum
memahami lebih jauh mengenai sosiologi komunikasi sendiri,perlu kita ketahui
sedikit penjelasan mengenai pengertian sosiologi dan pengertian komunikasi itu
sendiri.
a.Sosiologi
[2]Sosiologi
sendiri berasal dari bahasa latin yaitu “Socius” yang artinya adalah
berteman,berkawan dan kata yunani yaitu “Logos” yang memiliki arti pengetahuan.
Dengan kata lain sosiologi adalah
ilmu pengetahuan atau ilmu kemasyarakatan yang dimana mempelajari manusia
sebagai sebuah golongan atau masyarakat,bukan sebuah individu yang terlepas
dari golongan atau hidup bermasyarakat.
Selo
soemardjan dan Soeleman soemardi (Soekanto
2003: 20) menyatakan bahwa sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang
mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk pada perubahan
yang terjadi pada masyarakat.Struktur
sosial merupakan keseluruhan hubungan antara unsur-unsur sosial yang
pokok yaitu seperti norma-norma sosial,lembaga-lembaga sosial maupun kelompok
sosial.
Pembentukan struktur sosial dan terjadinya proses sosial lalu kemudian
adanya perubahan sosial tidak lepas dengan
adanya interaksi sosial yang dimana terdapat hubungan kontak antara individu
satu dengan individu lain melaluki komunikasi atau interaksi yang menjadi salah
satu ruang lingkup sosiologi.
B.Masyarakat
Sebelum
berbicara perihal komunikasi,maka perlu dikemukakan terlebih dahulu pengertian
mengenai masyarakat sebagai objek sosiologi.
Ralph Linton (Soekanto, 2003: 24) Masyarakat merupakan sekelompok manusia yang
telah hidup dan bekerja sama
berdampingan cukup lama,sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan
menganggap diri mereka sebuah satu kesatuan sosial.
Manusia tersebut hidup bersama dalam
waktu yang cukup lama,dan akhirnya melahirkan manusia-manusia baru yang saling
berhubungan manusia satu dengan yang lainnya.Hubungan antara manusia itu
akhirnya memunculkan sebuah keinginan,kepentingan,perasaan,kesan dan
penilaian.Dari semuanya itu menciptakan adanya system komunikasi yang mengatur
hubungan antara manusia dalam
bermasyarakat.Dalam sebuah sytem hidup tersebut,maka munculah budaya yang
mengikat antara manusia satu dengan yang lainnya.
C.Komunikasi
[3]Dalam sebuah interaksi pasti terdapat namanya komunikasi, yang diperlukan manusia dalam
membantu proses pendekatan atau adaptasi terhadap lingkungan baru maupun
menambah ruang lingkup relasi dan juga sangat membantu manusia memahami keinginan
satu dengan yang lain.
Adapun beberapa teori yang
dikemukakan dalam buku Teori Komunikasi diantara lain
adalah:
Berelson dan
Steiner: Komunikasi adalah proses penyampaian
informasi, gagasan, emosi, keahlian dan lain-lain, melalui penggunaan
simbol-simbol seperti kata-kata, gambargambar, angka-angka dan lain-lain.
Margarete Mead:
Interaksi, juga dalam tingkatan pembelajaran biologis, adalah salah
satu perwujudan komunikasi, karena tanpa komunikasi segala tindakan-tindakan kebersamaan tidak akan terjadi.
-Relasi sosial
1.Ikatan hubungan relasi
antarpersonal,menerangkan bahwasanya kearah mana perilaku seseorang di
orientasikan.
2.Menyebabkan terjadi nya
norma-norma yang beratur dalam bentuk kegiatan organisasi sosial.
Konsep
Sosiologi Komunikasi
1.Sosiologi
Merupakan suatu kajian tentang kemasyarakatan dan pola hidup hingga
gejala-gejalanya
2.Community(Komunitas)
Sekelompok manusia
telah hidup dan bekerja sama untuk membuat sebuat rencana maupun .dalam
menyelesaikan sebuah suatu permasalahan cukup lama.Sehingga, mereka dapat
mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai kesatuan sosial.
3.Communication
Interaksi sosial
yang terjadi dalam masyarakat sehingga menimbulkan beberapa kegiatan maupun
aktivitas melalui berbgai macam media.Semisal , Interaksi face to face maupun
menggunakan media massa bahkan melalui sebuah karya seni pun bisa.
4.Teknologi Telematika
Terkait dengan (telekomunikasi,media dan informatika) lebih kepada
penyebutan secara bersamaan namun sebenarnya yang dimaksudkan ialah teknologi
informasi yang digunakan di media massa serta
teknologi telekomunikasi yang ummnya digunakan dalam bidang komunikasi
lainnya
Sosiologi
Komunikasi
Sosiologi
Komunikasi menurut Soerjono Soekanto (Soekanto, 2003: 423) merupakan
keahlian sosiologi dalam proses mempelajari interaksi sosial yaitu suatu
hubungan atau komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh mempengaruhi
antara para individu, individu dengan kelompok maupun antar kelompok.
Melihat masyarakat sendiri sebagai
objek kajian,maka untuk mempelajari sosiologi komunikasi juga tidak terlepas
dari adanya sebuah media interaksi sosial yang seperti diantara lainnya adalah
lembaga sosial serta media massa dan norma-norma yang mengaturnya.
Manfaat
Sosiologi Komunikasi
Dengan mempelajari sosiologi
komunikasi,kita akan mengerti dan memahami sosiologi komunikasi berserta
dampak-dampaknya yang memberikan perubahan sosial atau disebut juga revolusi
sosial.Orang yang mempelajari sosiologi komunikasi sendiri akan mengerti dan
paham sehingga tidak akan mengikuti arus jika ada perubahan sosial yang burul
terjadi pada masyarakat maupun lingkungan sekitarnya.
Sehingga,sangat diperlukan dalam
mempelajari sosiologi komunikasi untuk menyelaraskan diri dalam kehidupan
bersosialisasi dengan masyarakat maupun tetangga sendiri.Dengan kata lain, kita
akan dapat mengendalikan globalisasi juga modernisasi yang memberikan dampak
pada sosial.
Ruang Lingkup
Sosiologi Komunikasi
Ruang lingkup sosiologi komunikasi
sendiri berbeda dengan objek sosiologi.Lingkupnya berupa individu, kelompok,
masyarakat, dunia dan segala interaksinya.
Karena,objek komunikasi sosiologi ini dipisahkan sebagai sebuah hal
yang dapat menyampaikan dan menerima suatu informasi yang
tersampaikan.Sehingga, segala interaksinya inilah yang membedakan antara objek
sosiologi komunikasi dengan objek pada umumnya.
a.Telematika dan Realitas
Segala interaksi itu dapat berupa telematika dan realitasnya ynag
menyangkut pada persoalan teknologi media, komunikasi ,sampai pada sebuah
persoalan konvergensi yang ditimbulkan.Perkembangan objek ini sangat berdampak
pada perkembangan media massa yang dapat memberikan efek pada masyarakat.
b.Efek Media
Efek media massa ini merupakan perangkat kehidupan masyarakat yang
turut memberikan perubahan pada pola hidup masyarakat.Pada awalnya, berisfat
agraris lalu kemudian berubah menjadi kota.Pertumbuhan urbanisme pada
masyarakat ini yang merupakan salah satu dari banyaknya dampak dari aktivitas
masyarakat terhadap media massa yang bersifat modern,yang disebut sebagai
komunikasi massa.
c.Norma Sosial Baru
Di dalam efek media massa ini, masyarakat akan mengalami sebuah
perubahan atau pergeseran pola hidup,karena dampak dari teknologi yang semakin
maju.Sehingga, masyarakat akan mengalami pergeseran norma-norma sosial sehingga
menjadi norma baru yanf secara tidak langsung berlaku.
d.Cyber Community
Adanya norma baru,juga dapat membuat setiap individu ini bergerak
pula bahkan masyarakat juga akan bergeser membentuk suatu kelompok atau
komunitas yang berteknologi atau berkomunikasi dengan media teknologi.
Contoh pada sebuah kasus,yang dimana sekarang orang mau makan tidak
perlu pergi kemana mana, cukup buka aplikasi pengiriman makanan.Sehingga,
interaksi masyarakat mulai berkurang dan membentuk komunitas sendiri dengan
menggunakan teknologi.Yang jauh semakin dekat,yang dekat semakin jauh.
e.Perubahan Sosial dan Komunikasi
Perubahan pada masyarakat pun akan semakin terasa ketika yang jauh
semakin dekat dan yang dekat semakin jauh.Masyarakat yang berdampingan pun akan
terasa jauh dan juga budaya tegur sapa pun perlahan akan hilang begitu saja
seiring majunya teknologi yang digunakan.
f.Hukum Bisnis Media
Pada saat ini juga telah muncul adanya Undang-Undang perihal IT,hal
inilah sebagai contoh salah satu norma baru yang muncul akibat efek dari media
massa yang terjadi saat ini.
Ranah Sosiologi
Komunikasi
Saling bersentuhan antara wilayah individu, kelompok, masyarakat
dan system dunia. Ranah ini juga bersentuhan dengan wilayah lain yakni
teknologi telematika, komunikasi (proses dan interaksi sosial) dan budaya serta
bidang-bidang lainnya
Individu, Kelompok, Masyarakat, Dunia = Efek Media Massa,
Komunikasi, Budaya
Proses Interaksi Sosial dan Teknologi Telematika.
Kompleksitas
studi Sosiologi Komunikasi
1. Teknologi
2. Budaya
3. Sosiologi (masyarakat itu sendiri)
4. Negara, ekonomi, hukum, agama,
administrasi, dan lain-lain
Objek Sosiologi Komunikasi
Objek Sosiologi Komunikasi adalah manusia yang menekankan p ada
segala aspek kegiatan manusia sebagai makhluk sosial yang melakukan aktivitas
sosiologis yaitu dimana terjadinya proses sosial dan komunikasi,yang merupakan
aspek yang cukup dominan dalam kehidupan manusia bersama orang lain.Aspek
lainnya adalah telematika dan realitasnya,Aspek ini juga menyangkut dengan
persoalan teknologi media, teknologi komunikasi dan segala macam konvergensi
yang menimbulkan termasuk reakitas maya yang diciptakan oleh telematika sebagai
sebuah ruang public baru yang tanpa batas dan mempunyai masa depan yang terang
dan cerah bagi ruang kehidupan.Sebaliknya, perkembangan telematika dan
aspek-aspek yang mempengaruhinya terhadap segala perkembangan media massa
sehingga memberikan efek yang luar biasa kepada masyarakat.
Obyek Keilmuan
Formal ----------------- --------Materii
manusia
Proses Sosial
& komunikasi
(interaksi sosial):
- Telematika & realitasnya
- Efek media & norma sosial baru
- Perubahan sosial & komunikasi
- Masalah sosial & media massa
- Cybercommunity
- Aspek Hukum & bisnis media
sumber : Bungin, 2006 : 39
3.Sosiologi Komunikasi Islam
[4]Sebagai
sebuah ilmu,komunikasi islam memiliki rujukan utama yang merupakan pedoman
hidup bagi kaum muslimin,yaitu Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW.Kedua,sumber
utama inilah yang memberikan karakteristik komunikasi islam,selain Al-Qur’an
dan hadits,kitab-kitab yang disampaikan oleh para ulama serta disiplin ilmu
lainnya yang turut memberikan kontribusi pada perkembangan ilmu komunikasi
secara umum dan komunikasi islam pada khususnya.
Prinsip-Prinsip sesoiologi komunikasi islam:
1.menggunakan nada atau intonasi yang lebut dan santun
2.mengetahui situasi dan kondisi pada saat sedang perbicara
3.mengetahui mental penerima pesan lalu menggunakan bahasa
ataunkata kata yang sopan dan tepat.
Komunikasi islam saat ini harus lebih mengarah kepada penanganan
masalah nyata.Artinya bahwa kegiatan atau aktivitas komunikasi islam harus
menjadi sebuah pemecah masalah kehidupan umat dan masyarakat di bidang
sosial-budaya,ekonomi dan politik dalam kerangka masyarakat modern.
Adapun bentuk komunikasi islam yang dapat dilakukan bisa secara
formal dalam kegiatan individu di lingkungan akademisi,lembaga pendidikan
sosial maupun lembaga dakwah,dan ternyata juga bisa secara non formal yang
dilakukan oleh individu pada kehidupan sosial masyarakat.
Dengan kita memahami komunikasi islam sebagai pemecah masalah
diharapkan menghasilkan tiga kondisi ini:
Pertama,tumbuhnya kemandirian dan kepercayaan umat serta masyarakat
sehingga berkembang dengan sikap yang optimis dan percaya diri.
Kedua,tumbuhnya sikap percaya diri pada setiap kegiatan komunikasi
islam guna mencapai tujuan hidup yang terbaik berdasarkan nilai-nilai ajaran
agama islam.
Ketiga,berkembangnya suatu kondisi sosial dan ekonomi,politik serta
iptek sebagai landasan peningkatan kualitas dari mahluk hidup umat islam
sendiri.
Media Massa
Media massa secara
teoritis mempunyai kegunaan untuk menyalurkan segala informasi,saluran
pendidikan maupun saluran hiburan.Namun, kenyataannya media massa memberikan
kemudahan lain diluar kegunaannya tersebut.Efek media massa sendiri bukan saja
dapat mempengaruhi sikap seseorang melainkan dapat memberikan perubahan dan
efek pada perilaku individu itu juga.Bahkan, pada tataran yang lebih jauh efek
dari media massa dapat mempengaruhi sistem-sistem sosial maupun sistem budaya
masyarakat.
Faktor-Faktor Efek Media Massa
Komunikasi massa
memiliki efek yang tidak bisa dibantah.Wujud efek bisa dilihat dari 3 hal yaitu
efek pengetahuan,efek emosional dan perasaan serta efek perubahan dan
perilaku.Dalam perkembangan komunikasi kontemporer saat ini,sebenarnya proses
dari perubahan dalam komunikasi (efek pengetahuan,efek emosional dan perasaan
serta efek perubahan dan perilaku) tidak bisa berdiri sendiri.Dengan kata lain,
ada beberapa faktor yang mempengaruhi dalam penerimaan pesan.Jadi,pesan itu
tidak langsung mengarah pada individu ,tapi “disaring”.dipikirkan dan
dipilah,apakah seseorang mau menerima pesan-pesan media massa itu atau tidak.
Ada dua faktor utama yang menjadi penentu besar dan tidaknya efek
yang dilakukan media massa yaitu:
a.faktor individu
Faktor individu
sangat berpengaruh pada proses penerimaan sebuah informasi atau pesan karena biasanya
banyak dipengaruhi oleh adanya pemikiran psikologi.Seorang psikolog akan
melihat bahwa faktor seseorang ikut menentukan dalam proses dampak yang
terjadi,seperti selective attention,selective perception, dan selective
reception,motivasi dan pengetahuan,kepercayaan,pendapat,nilai dan kebutuhan.
b.Faktor sosial
Ketika psikolog
melihat seseorang yang ikut mempengaruhi dalam efek media massa,sosiologi lebih
melihat pada seseorang sebagai gejala sosial.Misal,umur dan kelamin merupakan
faktor utama dalam pengaruh penerimaan sebuah pesan atau informasi,karena akan
mempengaruhi pada kelompok mana ia akan bergabung. Menurut Schramm, lingkungan
kelompok ketika komunikan menjadi anggotanya akan ikut dalam memberikan
pengaruh pada perilaku individu.Selain itu, yang 39 tergolong faktor sosial
lainnya adalah pendidikan dan latihan, pekerjaan dan pendapatan, agama serta
tempat tinggal.
Menurut Denis McQuail (2002:425-426),bahwa media massa memiliki
efek typology yang dimana efek itu terdiri dari empat bagian yang besar, yaitu
efek media merupakan efek yang direncanakan, efek media massa yang tidak
ter-rencanakan atau tidak dapat diperkirakan, efek media massa terjadi dalam
waktu pendek namun secara cepat, instant, dan keras mempengaruhi seseorang atau
masyarakat serta efek media massa yang berlangsung dalam waktu yang lama,
sehingga mempengaruhi sikap-sikap adopsi inovasi, kontrol sosial sampai dengan
perubahan kelembagaan, dan persoalanpersoalan perubahan budaya.
[1] ‘Ok-Sosiologi Komunikasi.Pdf’.
[2] A.S. Haris Sumadiria, ‘Sosiologi Komunikasi Massa’, 2013, 284.
[3] Dyna Herlina, ‘Sosiologi Komunikasi’, Universitas
Negeri Yogyakarta, 2016, 1–54.
[4] Muhammad Zakaria Al Anshori, ‘Komunikasi Islam Dan Perubahan Sosial’, Tasamuh, 16.1 (2018), 75–96
<https://doi.org/10.20414/tasamuh.v16i1.543>.
Komentar
Posting Komentar