Pengertian sistem komunikasi, relasi komunikasi antar personal dan komunikasi interpersonal

Sosiologi Komunikasi

 

Pengertian Komunikasi

            Komunikasi telah menjadi suatu peranan yang sangat penting bagi kehidupan manusia dalam kegiatan bersosialisasi atau berinteraksi sehari-hari.Terutama komunikasi yang terjadi pada ruanglingkup terkceil dulu yaitu keluarga.Komunikasi sendiri adalah proses penyampaian informasi,gagasan dan pesan-pesan secara verbal sampai nonverbal dari seseorang ke orang lain ataupun kelompok.

Secara istilah komunikasi sendiri dalam bahasa inggris yang biasa disebut”Communication”yang berasal dari bahasa latin”Communicatus” yang memiliki arti”berbagi” atau “menjadi milik bersama” yaitu memiliki sebuah usaha dengan tujuan untuk kebersamaan ataupun kesamaan makna.Menurut Webster New Collogiate Dictionary,komunikasi adalah suatu proses pertukaran informasi antara individu melewati sistem lambang-lambang,tanda-tanda atau tingkah laku.[1]

 

Proses Komunikasi

            Berdasarkan paradigma Laswell,Effendy(1994:11-19) membedakan komunikasi terdapat dua tahap yaitu:

a.Proses Komunikasi Secara Primer

Proses komunikasi secara primer merupakan sebuah roses yang dimana penyampaian pikiran atau perasaann kepada seseorang kepada seseorang dengan menggunakan sebuah lambang atau symbol sebagai media.

b,Proses Komunikasi Secara Sekunder

Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui alat atau sarana sebagai media.Seorang komunikator menggunakan media ke dalam dua komunikasi karena komunikan sebagai sarana berada ditempat yang relative jauh dan jumlahnya banyak.Surat,telpon,radio merupakan media yang sering dipakai dalam komunikasi secara sekunder ini.

 

 

Pengertian Sistem Komunikasi

            Teori sistem telah mempunyai suatu pengaruh utama dalam studi komunikasi manusia.Beberapa pelopor adalah:

Gregory Bateson(dalam Littlejohn.1999) merupakan seorang penemu garis teori yang kemudian dikenal sebagai komunikasi relasional.Ia berpendapat bahwasanya dalam berkomunikasi(sebagai ujud suatu sistem)peserta komunikasi menyampaikan suatu informasi yang memiliki makna mendua dan hubungan komplementaris atau simetris.Pengertian pesan atau informasi bermakna mendua,yaitu pesan yang memuat isi pesan (content message) dan pesan yang memiliki arti hubungan (relationship message).Pengertian hubungan komplementer merupakan suatu bentuk perilaku diikuti oleh perilaku lawannya yang bersifat melengkapi.Dalam simetri,aksi seseorang diikuti oleh aksi sejenis oleh orang lainnya

Sistem Komunikasi selalu berkaitan pada teknologi atau peralatan canggih,sistem komunikasi merupakan peralat yang mampu unutuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang terpisah jarak dan waktu,diantaranya meliputi:

a.Informasi Audio

Penyampaian informasi yang berupa pesan suara

b.Informasi Audio Visual

penyampaian informasi berupa gambar atau pun video

c.Informasi Visual

merupakan sebuah alat komunikasi yang berupa pesan gambar ataupun video

d.Informasi Teks

Yaitu merupakan sebuah alat komunikasi yang berupa penyampaiannya menggunakan pesan tulisan atau teks..

Pengertian Sistem Jaringan Komunikasi

            Jaringan komunikasi adalah sebuah penggambaran “how say to whom”(siapa berbicara kepada siapa) dalam suatu sistem sosial.Jaringan komunikasi menggambarkan komunikasi interpersonal,yang dimana terdapat pemuka-pemuka opini serta pengikut yang saling mempunyai ikatan komunikasi pada suatu topic tertentu,yang terjadi dalam suatu sistem sosial tertentu seperti sebuah desaorganisasi ataupun sebuah perusahaan.

Sistem jaringan sendiri digunakan dalam menghubungkan dua atau lebih computer sehingga dapat bertukar dan berbagi data.Sistem jaringan juga berlaku pada ponsel dengan memanfaatkan internet.

-)Untuk computer yang hanya sebuah perangkat yang beridiri sendiri,dan tidak terhubung dengan jaringan,disebut dengan istilah Stand Alone

-)Komputer atau perangkat yang saling terhubung dengan computer lainnya melalui sebuah jaringan disebut dengan istilah Networking.

Contoh perlatan dalam sistem jaringan

a.Serve                                                                 

            Server merupakan sejumlah perangkat yang bisa digunakan sebagai penyedia pera gkat lunak ataupun penyimpanan data.Selain itumserver juga berguna untuk mengatur jalur komunikasi yang terjadi di dalam jaringannya

b.Client

Client adalah computer yang mempunyai kemampuan untuk memproses data dan dapat meminta informasi atau pesan kepada server.Jenis computer pada client ini pada umumnya sama dengan jenis personal computer yang terdapat dipasaran.

c.Router

Router merupakan sebuah perangkat yang digunakan dalam sebuah jaringan untuk mengirimkan data kepada jaringan lainnya melewati jalur yang lebih cepat,tepat dan efisien.

d.Modem

Modem merupakan kepanjangan dari Modulator Demodulator merupakan alat yang memungkinkan sistem komunikasi dapat terhubung dengan jaringan internet melalui komunikasi seluler.

Topologi Jaringan

Menurut Sofana(2013:7) Topologi merupakan aturan  yang bagaimana dapat menghubungkan computer secara fisik.Topologi berkaitan dengan cara komponen-komponen jaringan(seperti:server workstation,router,switc) saling berkomunikasi melewati media transmisi data.Ada beberapa topologi utama yang sering dipakai yaitu:

-Topologi Bus

Menurut Sofana,topologi bus sering disebut dengan istilah daisy chain atau Ethernet bus topologis.Sebutan terakhir digunakan perangkat jaringan atau network interface card bernama “Ethernet”.Jaringan yang memakai topologi bus dapat dikenali dari penggunaan sebuah kabel backbone(kabel utama) yang menghubungkan semua peralatan jaringan(device).Karena apabila kabel utama menjadi satu-satunya jalan bagi lalu lintas data maka kabel backbone rusak atau terputus menyebabkan terjadinya jaringan terputus total.

 

 

-Topologi Ring

Menurut Sofana(2013:22) topologi ring berbeda sekali dengan topologi bus sesuai dengan namanya.Jaringan yang menggunakan jaringan ini bisa di kenali dari kabel backbone atau kabel utama yang membentuk”cincin”.

-Topologi Star

Menurut Nugroho (2016:11) topologi star adalah topologi yang setiap perangkatnya dihubungkan pada satu perangkat penghubung(sentral) ke perangkat-perangkat yang lain.

Aubre Fisher

(dalam Perspectives on Human Communication) menerapkan konsep-konsep dalam sistem komunikasi.Analisisnya dimulai dari perilaku seperti komentar verbal dan aksi-aksi nonverbal sebagai unit terkecil dari analisis dalam sistem komunikasi.Layaknya suatu sistem,sistem komunikasi terdiri dari 4 hal yaitu:

a.Objek-objek dari sistem komunikasi,yang berupa unsur-unsur komunikasi(komunikator,pesan,media,komunikan,efek)

b.Atribut sistem komunikasi,yang berupa kualitas atau property sistem itu dan usnru-unsur komunikasinya.

c.Hubungan Internal sistem komunikasi,hubungan yang dimana memiliki ikatan antara peserta-peserta komunikasi(komunikator dan komunikan)sebaga anggota sistem,yang dapat ditandai melewati pesan-pesan komunikasi mereka.

d.Lingkungan sistem komunikasi,suatu sistem komunikasi yang memiliki suatu lingkungan,yaitu:sistem sosial,sistem politik,sistem budaya dan sebagainya.Mereka tidak hadir dalam suatu kevakuman,tetapi dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya. [2]

 

KOMPONEN DAN FUNGSI SISTEM KOMUNIKASI

Sistem komunikasi pada dasarnya adalah seperangkat perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk mentransfer informasi dari satu lokasi ke lokasi lain. Sistem komunikasi dapat mengirimkan informasi dalam bentuk teks, grafik, suara atau tampilan (video).

Komponen yang dianggap penting dalam sistem komunikasi adalah:

  • Komputer untuk memproses data menjadi informasi.
  • Terminal atau perangkat input/output lainnya yang dapat mengirim atau menerima data.
  • Saluran komunikasi yang mengalirakan informasi dari perangkat sender ke perangkat receiver dalam suatu jaringan.
  • Communication processor yang memberikan dukungan fungsi kepada transmisi dan penerimaan data. Bentuknya antara lain adalah modem, multiplexer, front-end processor, controller.
  • Communication software (perangkat lunak komunikasi) yang berfungsi sebagai pengendali kegiatan input dan output serta mengelola fungsi lain jaringan komunikasi.

Perangkat Lunak Sistem Komunikasi

Perangkat lunak komunikasi digunakan untuk pengelolaan aktivitas komunikasi, dan dapat diimplementasikan oleh komputer induk atau prosesor front-end. Penggunaan perangkat lunak komunikasi sangat erat kaitannya dengan protokol, yaitu sekumpulan aturan dan prosedur protokol yang digunakan untuk mengatur transmisi antara berbagai komponen dalam jaringan.

 Fungsi utama protokol dalam jaringan komunikasi adalah:

1.Mengidentifikasi semua perangkat yang digunakan dalam jalur komunikasi.

2.Menjaga kesiagaan perangkat lainnya.

3.Memeriksa kebenaran penerimaan pesan.

4.Memeriksa bahwa suatu pesan perlu diretransmisi karena tidak dapat diinterpretasi dengan baik.

5.Melakukan perbaikan-perbaikan jika terjadi kesalahan.

Fungsi Sistem Komunikasi

Untuk mengirim dan menerima informasi dari satu tempat ke tempat lain, sistem komunikasi memiliki beberapa fungsi. Fungsi-fungsi tersebut antara lain adalah:

  •  
  • Fungsi transmisi, yaitu mengirim data dan informasi dari satu pihak ke pihak lain.
  • Fungsi interface, yaitu hubungan antara dua perangkat keras atau dua sistem komputer yang merupakan titik di mana dua sistem saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya.
  • Fungsi routing, yaitu menyalurkan pesan melalui jalur yang paling efisien.
  • Fungsi pengolahan, yaitu menyampaikan pesan yang benar kepada penerima yang benar.
  • Fungsi editorial, yaitu fungsi pengecekan kemungkinan adanya kesalahan, format, dan editing.
  • Fungsi konversi, yaitu fungsi yang mengatur kecepatan dan kode dari satu peralatan ke peralatan lain.
  • Fungsi kontrol, yaitu fungsi yang menyalurkan pesan, melayani keinginan penerima, dan menjaga keutuhan dan kelancaran struktur jaringan.

 

 

Jenis-jenis Komunikasi

a,Komunikasi Intrapersonal

Komunikasi intrapersonal merupakan sebuah komunikasi yang terjadi pada dalam diri kita sendiri yang berupa sebuah proses pengolahan informasi atau pesan melalui panca indera dan sistem syaraf manusia.

b.Komunikasi Interpersonal

Komunikasi interpersonal merupakan sebuah kegiatan komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain dengan corak komunikasinya lebih bersifat pribadi dan sampai pada tataran predikasi hasil komunikasinya pada tingkatan psikologis yang memandang pribadi sebagai hal yang unik.Komunikasi interpersonal dapat dikatakan komunikasi yang cukup efektif apabila pertemuan komunikasi merupakan hal yang menyenangkan bagi komunikan.Komunikasi sendiri bukan hanya sekedar menyapaikan isi pesan,namun juga menentukan kadar hubungan interpersonal.

Aspek Efektivitas Komunikasi Interpersonal

1.Keterbukaan

Menurut (De Vito 1997:259), Sifat keterbukaan tentang komunikasi interpersonal yaituL

-)Bahwa kita harus terbuka pada orang-orang yang berinteraksi.Hal ini bukan berarti bahwa serta merta menceritakan segala semua latarbelakang kehidupan namun yang paling penting ada kemauan untuk membuka atau memperkenalkan diri.Disini orang lain akan mengetahui pendapat,pikiran ataupun gagasan kita sehingga komunikasi akan lebih mudah dilakukan.

2.Empati

Empati merupakan sebuah kemampuan seseorang untuk menempatkan dirinya pada peranan atau posisi oranglain.Daam artian bahwasanya seseorang secara emosional maupun intelektual mampu memahami apa yang dirasakan dan dialami orang lain.

3.Suportif atau sikap mendukung

Komunikasi interpersonal akan efektif apabila dalam diri seseorang terdapat perilaku suportif.Artinya, seseorang dalam menghadapi suatu masalah tidak bersikap bertahan(defensive).Keterbukaan dan empati tidak dapat berlangsung dalam suasana yang tidak suportif,yakni deskriptif,spontanitas dan profisionalisme.Sebaliknya dalam perilaku defensive ditandai dengan sifat-sifat evaluasi,strategi dan kepastian.

4.Perilaku Positif

Komunikasi interpersonal akan lebih efektif dan mudah dilakukan salah satu nya juga mulai dari adanya perilaku positif,sikap positi dalam komunikasi terdapat dua aspek yaitu:

-)Komunkasi interpersonal akan lebih berkembang apabila ada pandangan positif terhadap diri sendiri.

-)Memiliki perasaan positif terhadap orang lain dan berbagai situasi komunikasi.

5.Kesamaan atau kesetaraan

Kesamaan dalam komunikasi interpersonal mencakup dua hal,yaitu:

-)Kesamaan pada bidang pengalaman diantara para pelaku komunikasi.Artinya,komunikai interpersonal umumnya akan lebih efektif apabila para pelakunya mempunyai nilai,sikap,perilaku dan pengalaman yang sama hal ini tidak berarti ketidaksamaan tidaklah komunikatif.

-)Kesamaan dalam percakapan diantara para pelaku komunikasi,memberi pengertian bahwasanya didalam komunikasi interpersonal harus ada kesamaan dalam hal mengirim dan menerima pesan.[3]

c. Komunikasi Kelompok

Definisi kelompok.Kelompok merupakan kumpulan beberapa orang yang anggota-anggota nya masih terdapat sebuah ikatan dengan kelompok,serta mereka masih saling bergantung satu sama lain sehingga haslnya setiap orang terkaitkan dalam cara tertentu dengan hasil yang lain.

Komunikasi kelompok adalah komunikasi yang berlangsung terjadi diantara anggota suatu kelompok.Menurut Michael Burgoon dan Michael Ruffner memberikan batasan komunikasi pada kelompok sebagai interaksi tatap muka dari tiga atau lebih individu agar memperoleh maksud dan tujuan yang dikehedaki seperti berbagi informasi,pemeliharaan diri atau pemecahan suatu masalah sehingga akhirnya semua anggota bisa menumbuhkan karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat.

Dikotomi kelompok

-Kelompok primer dan sekunder(Cooley)

Kelompok primer merupakan kelompok yang hubungannya terasa akrab dan lebih personal serta lebih menyentuh perasaan.Semisal, hubungan dengan keluarga,kawan sepermainan dan tetangga yang dekat dengan ruang lingkup rumah.Sedangkan kelompok sekunder,yaitu kelompok yang hubungannya tidak akrab,tidak personal dan tidak menyetuh hati.Semisal, organisasi massa,fakultas,serikat buruh dan lain-lainnya.

Perbedaan utama antara kelompok primer dan sekunder antara lain:

1.Kualitas kelompok primer dalam dan meluas

2.Komunikasi yang terjadi pada kelompok primer bersifat personal

3.Pada kelompok primer,komunikasi lebih mengutamakan aspek hubungan daripada isi

4.Kelompok primer bersifat ekspersif dan informal

d.Komunikasi Organisasi

Komunikasi organisasi ialah pengiriman dan penerimaan dari berbagai pesan organisasi didalam kelompok formal maupun informal dari suatu organisasi. komunikasi formal adalah komunikasi menurut struktur organisasi, yaitu komunikasi ke bawah, ke atas, dan horizontal. Sedangkan Komunikasi informal tidak bergantung pada struktur organisasi seperti komunikasi antar sejawat dan gosip.[4]

 

e.Komunikasi Antarbudaya

Terdapat dua konsep utama dalam sebuah warna komunikasi antarbudaya(Interculture Communication),yaitu konsep kebudayaan dan konsep komunikasi.Komunikasi dan budaya merupakan sebuah hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan begitu saja.Karena Budaya memperngaruhi komunikasi dan pada gilirannya komunikasi turut menentukan,menciptakan dan memelihara realitas budaya dari sebuah komunitas/kelompok budaya.

Efektivitas komunikasi antar budaya

Memiliki dua fungsi,yaitu fungsi pribadi dan fungsi sosial.Menurut Mulyana(2007;57) meyakini bahwasanya fungsi pribadi adalah fungsi komunikasi yang ditujukan melewati perilaku komunikasi dan bersumber dari seorang individu,sedangkan fungsi sosial berbeda dari cara kita bertindak.Komunikator lintas budaya yang kompeten harus belajar menyenangi hidup bersama orang dari budaya lain.

Menurut Everest Rogers dan Lawrence Kincaid(1981) bahwa komunikasi antarbudaya yang efektif terjadi jika muncul-muncul understanding atau komunikasi yang saling memahami.Yang dimaksud adalah dengan saling memahami adalah keadaan dimana seseorang dapat memperkirakan bagaimana orang lain memberi makna atas pesan yang dikirim dan menyandi balik pesan yang diterima.Pemahaman timbal balik itu tidak sama dengan pernyataan setuju,tetapi hanya menyatakan dua pihak sama-sama mengerti makna dari pesan yang dipertukarkan.[5]

 

Membangun Komunikasi dan Relasi

            Komunikasi sendiri merupakan suatu proses ketika seseorang,kelompok,organisasi maupun masyarakat menciptakan atau menggunakan informasi agar terhubung antara lingkungan sekitar dan orang lain.Pada umumnya komunikasi sendiri dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak,komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik atau dengan sikap tertentu seperti senyum,menggelengkan kepala dan lain-lainnya.

Relasi adalah sebuah usaha untuk menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar ataupun dengan oranglain baik itu klien,rekan kerja,ataupun lainnya sehingga sangat menentukan suatu keberhasilan yang ingin dicapainya.

Fungsi Komunikasi dalam organisasi sendiri ada 3 yaitu:

a.Fungsi Infomatif

Organisasi dapat dipandang sebagai suatu sistem pemroses informasi(Information Processing System),Maksudnya adalah seluruh anggota dalam suatu organisasi berhadap bisa memperoleh informasi yang lebih banyak,lebih biak dan tepat waktu.

b.Fungsi Regulatif

Fungsi ini berkaitan dengan peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.Pada suatu organisasi terdapat dua hal yang mempengaruhi fungsi regulatif ini.Pertama, atasan atau orang-orang yang berada dalam tataran manajemen yaitu mereka yang memiliki kewenangan dalam mengendalikan semua informasi yang tersampaikan.Kedua, berkaitan dengan pesan.Pesan-pesan regulatif pada dasarnya berorientasi pada kerja.Artinya,bawahan membutuhkan kepastian peraturan tentang pekerjaan yang boleh dan tidak boleh untuk dilaksanakan.

c.Fungsi Persuasif

Dalam mengatur suatu organisasi,kekuasaan dan kewenangan tidak akan selalu membawa hasil yang sesuai dengan apa yang telah kita harapkan.Adaynya kenyataan seperti ini,maka banyak pimpinan yang lebih suka untuk mempersuasi bawahanya daripada memberikan sebuah perintah.Sebab,pekerjaan yang telah dilakukan secara sukarela oleh karyawannya akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar disbanding kalau pimpinan memberikan perintah.

d.Fungsi Integratif

Setiap Organisasi berusaha untuk menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat melaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik.Ada dua saluran komunikasi yang dapatmewujudkan hal tersebut,yaitu komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam sebuah organisasi tersebut(newsletter,bulletin)dan laporan kemajuan dalam organisasi juga saluran komunikasi informal seperti perbincangan antar pribadi selama masa istirahat kerja,perbandingan olahraga ataupun kegiatan darmawisata.Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi lebih besar dalam diri karyawan terhadap sebuah organisasi.

 

Gaya komunikasi pimpinan

a.Controlling style

Gaya komunikasi yang bersifat mengendalikan,yang ditandai dengan adanya satu kehendak atau maskud unutuk membatasi,memaksa dan mengatur perilaku,pikiran dan tanggapan orang lain.

b.The Equalinian style

Gaya komunikasi yang dimana memiliki aspek penting dalam bergaya komunikasi,dengan adanya landasan kesamaan,The equalitarian stle of communicarion ini ditandai dengan berlakunya atas penyebaran pesan-pesan atau informasi verbal secara lisan maupun tertulis yang bersifat dua arah.

c.The Stucturing Style

Gaya komunikasi yang berstruktur ini,memanfaatkan pesan-pesan yang verbal secara tertulis maupun lisan guna memanfaatkan perintah yang harus dilaksanakan penjadwalan tugas dan pekerjaan serta struktur organisasi.

d.The Dynamic Style

Gaya komunikasi yang dinamis ini mempunyai kecenderungan agresif,karena pengirim pesan atau sender memahami bahwasanya lingkungan pekerjaan berorientasi pada tindakan.

e.The Relinguishing Style

Gaya komunikasi yang lebih mencerminkan ketersediaan untuk menerima saran,pendapat maupun gagasan orang lain,daripada keinginan untuk memberi perintah,meskipun pengirim pesan(sender) memiliki hak untuk memberi perintah dan mengontrol orang lain.

f.The Withdrawal Style

Akibat yang akan muncul jika menggunakan gaya ini adalah melemahnya tindakan komunikasi artinya tidak ada keinginan dari orang-orang yang memakai gaya ini untuk berkomunikasi dengan orang lain,dikarenakan terda[at beberapa persoalan ataupun kesulitan antar pribadi yang dihadapi oleh orang-orang tersebut.

Hambatan Hambatan

Hambatan hambatan dalam komunikasi terdapat 3 kelompok yaitu:

a.Hambatan teknis,yang dimana hambatan teknis terjadi karena keterbatasan alat atau media dalam berkomunikasi

b.Hambatan Semantik,hambatan dalam proses penyampaian dalam pemahaman atau pengertian secara efektif

c.Hambatan Manusiawi,hambatan ini terjadi karena adanya  faktor emosi dan prasangka pribadi,persepsi,kecakapan atau ketidaksopanan,kemampuan atau ketidakmampuan alat-alat indera seseorang.



[1] Ditha Paramitha, ‘Fenomena Perilaku Remaja Broken Home Di SMA BPI Kota Bandung’, Universitas Pasundan, 2016, 52 <http://repository.unpas.ac.id/11586/5/BAB 2.pdf%0Ahttp://repository.unpas.ac.id/11586/>.

[2] B A B Ii and Pengertian Jaringan Komputer, ‘LANDASAN TEORI 1 . Local Area Network ( LAN )’, 2013, 5–29.

[3] Suharsono Y Savira F, ‘Bab 2 TINJAUAN PUSTAKA, Teori Komunikasi Antar Peribadi (Interpersonal Communication)’, Journal of Chemical Information and Modeling, 53.9 (2019), 1689–99.

[4] A Pengertian Komunikasi, ‘Pengertian A. Komunikasi’, 1994, 11–19.

[5] Fn Fitriana, ‘Berasal Dari Bahasa Latin’, Remaja, 2005 (2017), 9–34.

Komentar