Pengertian sistem komunikasi, relasi komunikasi antar personal dan komunikasi interpersonal
Sosiologi Komunikasi
Pengertian
Komunikasi
Komunikasi telah menjadi suatu peranan yang sangat penting bagi
kehidupan manusia dalam kegiatan bersosialisasi atau berinteraksi
sehari-hari.Terutama komunikasi yang terjadi pada ruanglingkup terkceil dulu
yaitu keluarga.Komunikasi sendiri adalah proses penyampaian informasi,gagasan
dan pesan-pesan secara verbal sampai nonverbal dari seseorang ke orang lain
ataupun kelompok.
Secara istilah komunikasi sendiri
dalam bahasa inggris yang biasa disebut”Communication”yang berasal dari bahasa
latin”Communicatus” yang memiliki arti”berbagi” atau “menjadi milik bersama”
yaitu memiliki sebuah usaha dengan tujuan untuk kebersamaan ataupun kesamaan
makna.Menurut Webster New Collogiate Dictionary,komunikasi adalah suatu proses
pertukaran informasi antara individu melewati sistem
lambang-lambang,tanda-tanda atau tingkah laku.[1]
Proses
Komunikasi
Berdasarkan paradigma Laswell,Effendy(1994:11-19) membedakan
komunikasi terdapat dua tahap yaitu:
a.Proses Komunikasi Secara Primer
Proses komunikasi secara primer
merupakan sebuah roses yang dimana penyampaian pikiran atau perasaann kepada
seseorang kepada seseorang dengan menggunakan sebuah lambang atau symbol
sebagai media.
b,Proses Komunikasi Secara Sekunder
Proses komunikasi sekunder adalah
proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui alat atau
sarana sebagai media.Seorang komunikator menggunakan media ke dalam dua
komunikasi karena komunikan sebagai sarana berada ditempat yang relative jauh
dan jumlahnya banyak.Surat,telpon,radio merupakan media yang sering dipakai
dalam komunikasi secara sekunder ini.
Pengertian
Sistem Komunikasi
Teori
sistem telah mempunyai suatu pengaruh utama dalam studi komunikasi
manusia.Beberapa pelopor adalah:
Gregory Bateson(dalam
Littlejohn.1999) merupakan seorang penemu garis teori yang kemudian dikenal
sebagai komunikasi relasional.Ia berpendapat bahwasanya dalam
berkomunikasi(sebagai ujud suatu sistem)peserta komunikasi menyampaikan suatu
informasi yang memiliki makna mendua dan hubungan komplementaris atau
simetris.Pengertian pesan atau informasi bermakna mendua,yaitu pesan yang
memuat isi pesan (content message) dan pesan yang memiliki arti hubungan
(relationship message).Pengertian hubungan komplementer merupakan suatu bentuk
perilaku diikuti oleh perilaku lawannya yang bersifat melengkapi.Dalam
simetri,aksi seseorang diikuti oleh aksi sejenis oleh orang lainnya
Sistem Komunikasi selalu berkaitan
pada teknologi atau peralatan canggih,sistem komunikasi merupakan peralat yang
mampu unutuk menghubungkan seseorang dengan orang lain yang terpisah jarak dan
waktu,diantaranya meliputi:
a.Informasi Audio
Penyampaian informasi yang berupa
pesan suara
b.Informasi Audio Visual
penyampaian informasi berupa gambar
atau pun video
c.Informasi Visual
merupakan sebuah alat komunikasi
yang berupa pesan gambar ataupun video
d.Informasi Teks
Yaitu merupakan sebuah alat
komunikasi yang berupa penyampaiannya menggunakan pesan tulisan atau teks..
Pengertian
Sistem Jaringan Komunikasi
Jaringan
komunikasi adalah sebuah penggambaran “how say to whom”(siapa berbicara kepada
siapa) dalam suatu sistem sosial.Jaringan komunikasi menggambarkan komunikasi
interpersonal,yang dimana terdapat pemuka-pemuka opini serta pengikut yang
saling mempunyai ikatan komunikasi pada suatu topic tertentu,yang terjadi dalam
suatu sistem sosial tertentu seperti sebuah desaorganisasi ataupun sebuah
perusahaan.
Sistem jaringan sendiri digunakan
dalam menghubungkan dua atau lebih computer sehingga dapat bertukar dan berbagi
data.Sistem jaringan juga berlaku pada ponsel dengan memanfaatkan internet.
-)Untuk computer yang hanya sebuah
perangkat yang beridiri sendiri,dan tidak terhubung dengan jaringan,disebut
dengan istilah Stand Alone
-)Komputer atau perangkat yang
saling terhubung dengan computer lainnya melalui sebuah jaringan disebut dengan
istilah Networking.
Contoh perlatan
dalam sistem jaringan
a.Serve
Server
merupakan sejumlah perangkat yang bisa digunakan sebagai penyedia pera gkat
lunak ataupun penyimpanan data.Selain itumserver juga berguna untuk mengatur
jalur komunikasi yang terjadi di dalam jaringannya
b.Client
Client adalah computer yang
mempunyai kemampuan untuk memproses data dan dapat meminta informasi atau pesan
kepada server.Jenis computer pada client ini pada umumnya sama dengan jenis
personal computer yang terdapat dipasaran.
c.Router
Router merupakan sebuah perangkat
yang digunakan dalam sebuah jaringan untuk mengirimkan data kepada jaringan
lainnya melewati jalur yang lebih cepat,tepat dan efisien.
d.Modem
Modem merupakan kepanjangan dari
Modulator Demodulator merupakan alat yang memungkinkan sistem komunikasi dapat
terhubung dengan jaringan internet melalui komunikasi seluler.
Topologi Jaringan
Menurut Sofana(2013:7) Topologi
merupakan aturan yang bagaimana dapat
menghubungkan computer secara fisik.Topologi berkaitan dengan cara
komponen-komponen jaringan(seperti:server workstation,router,switc) saling
berkomunikasi melewati media transmisi data.Ada beberapa topologi utama yang
sering dipakai yaitu:
-Topologi Bus
Menurut Sofana,topologi bus sering
disebut dengan istilah daisy chain atau Ethernet bus topologis.Sebutan terakhir
digunakan perangkat jaringan atau network interface card bernama
“Ethernet”.Jaringan yang memakai topologi bus dapat dikenali dari penggunaan
sebuah kabel backbone(kabel utama) yang menghubungkan semua peralatan
jaringan(device).Karena apabila kabel utama menjadi satu-satunya jalan bagi
lalu lintas data maka kabel backbone rusak atau terputus menyebabkan terjadinya
jaringan terputus total.
-Topologi Ring
Menurut Sofana(2013:22) topologi
ring berbeda sekali dengan topologi bus sesuai dengan namanya.Jaringan yang
menggunakan jaringan ini bisa di kenali dari kabel backbone atau kabel utama
yang membentuk”cincin”.
-Topologi Star
Menurut Nugroho (2016:11) topologi
star adalah topologi yang setiap perangkatnya dihubungkan pada satu perangkat
penghubung(sentral) ke perangkat-perangkat yang lain.
Aubre Fisher
(dalam Perspectives on Human
Communication) menerapkan konsep-konsep dalam sistem komunikasi.Analisisnya
dimulai dari perilaku seperti komentar verbal dan aksi-aksi nonverbal sebagai
unit terkecil dari analisis dalam sistem komunikasi.Layaknya suatu
sistem,sistem komunikasi terdiri dari 4 hal yaitu:
a.Objek-objek dari sistem
komunikasi,yang berupa unsur-unsur
komunikasi(komunikator,pesan,media,komunikan,efek)
b.Atribut sistem komunikasi,yang
berupa kualitas atau property sistem itu dan usnru-unsur komunikasinya.
c.Hubungan Internal sistem
komunikasi,hubungan yang dimana memiliki ikatan antara peserta-peserta
komunikasi(komunikator dan komunikan)sebaga anggota sistem,yang dapat ditandai
melewati pesan-pesan komunikasi mereka.
d.Lingkungan sistem komunikasi,suatu
sistem komunikasi yang memiliki suatu lingkungan,yaitu:sistem sosial,sistem
politik,sistem budaya dan sebagainya.Mereka tidak hadir dalam suatu
kevakuman,tetapi dipengaruhi oleh keadaan sekitarnya. [2]
KOMPONEN DAN
FUNGSI SISTEM KOMUNIKASI
Sistem komunikasi pada dasarnya
adalah seperangkat perangkat keras dan perangkat lunak yang dirancang untuk
mentransfer informasi dari satu lokasi ke lokasi lain. Sistem komunikasi dapat
mengirimkan informasi dalam bentuk teks, grafik, suara atau tampilan (video).
Komponen yang dianggap penting dalam
sistem komunikasi adalah:
- Komputer untuk memproses data menjadi
informasi.
- Terminal atau perangkat input/output
lainnya yang dapat mengirim atau menerima data.
- Saluran komunikasi yang mengalirakan
informasi dari perangkat sender ke perangkat receiver dalam
suatu jaringan.
- Communication processor yang memberikan
dukungan fungsi kepada transmisi dan penerimaan data. Bentuknya antara
lain adalah modem, multiplexer, front-end processor, controller.
- Communication software (perangkat lunak
komunikasi) yang berfungsi sebagai pengendali kegiatan input dan output
serta mengelola fungsi lain jaringan komunikasi.
Perangkat Lunak
Sistem Komunikasi
Perangkat lunak komunikasi digunakan
untuk pengelolaan aktivitas komunikasi, dan dapat diimplementasikan oleh
komputer induk atau prosesor front-end. Penggunaan perangkat lunak komunikasi
sangat erat kaitannya dengan protokol, yaitu sekumpulan aturan dan prosedur
protokol yang digunakan untuk mengatur transmisi antara berbagai komponen dalam
jaringan.
Fungsi utama protokol dalam jaringan
komunikasi adalah:
1.Mengidentifikasi semua perangkat
yang digunakan dalam jalur komunikasi.
2.Menjaga kesiagaan perangkat
lainnya.
3.Memeriksa kebenaran penerimaan
pesan.
4.Memeriksa bahwa suatu pesan perlu
diretransmisi karena tidak dapat diinterpretasi dengan baik.
5.Melakukan perbaikan-perbaikan jika
terjadi kesalahan.
Fungsi Sistem
Komunikasi
Untuk mengirim dan menerima
informasi dari satu tempat ke tempat lain, sistem komunikasi memiliki beberapa
fungsi. Fungsi-fungsi tersebut antara lain adalah:
- Fungsi transmisi, yaitu mengirim data dan
informasi dari satu pihak ke pihak lain.
- Fungsi interface, yaitu hubungan antara
dua perangkat keras atau dua sistem komputer yang merupakan titik di mana
dua sistem saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya.
- Fungsi routing, yaitu menyalurkan pesan
melalui jalur yang paling efisien.
- Fungsi pengolahan, yaitu menyampaikan
pesan yang benar kepada penerima yang benar.
- Fungsi editorial, yaitu fungsi pengecekan
kemungkinan adanya kesalahan, format, dan editing.
- Fungsi konversi, yaitu fungsi yang
mengatur kecepatan dan kode dari satu peralatan ke peralatan lain.
- Fungsi kontrol, yaitu fungsi yang
menyalurkan pesan, melayani keinginan penerima, dan menjaga keutuhan dan
kelancaran struktur jaringan.
Jenis-jenis
Komunikasi
a,Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal merupakan
sebuah komunikasi yang terjadi pada dalam diri kita sendiri yang berupa sebuah
proses pengolahan informasi atau pesan melalui panca indera dan sistem syaraf
manusia.
b.Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal merupakan
sebuah kegiatan komunikasi yang dilakukan seseorang dengan orang lain dengan
corak komunikasinya lebih bersifat pribadi dan sampai pada tataran predikasi
hasil komunikasinya pada tingkatan psikologis yang memandang pribadi sebagai
hal yang unik.Komunikasi interpersonal dapat dikatakan komunikasi yang cukup
efektif apabila pertemuan komunikasi merupakan hal yang menyenangkan bagi
komunikan.Komunikasi sendiri bukan hanya sekedar menyapaikan isi pesan,namun
juga menentukan kadar hubungan interpersonal.
Aspek
Efektivitas Komunikasi Interpersonal
1.Keterbukaan
Menurut (De Vito 1997:259), Sifat
keterbukaan tentang komunikasi interpersonal yaituL
-)Bahwa kita harus terbuka pada
orang-orang yang berinteraksi.Hal ini bukan berarti bahwa serta merta
menceritakan segala semua latarbelakang kehidupan namun yang paling penting ada
kemauan untuk membuka atau memperkenalkan diri.Disini orang lain akan
mengetahui pendapat,pikiran ataupun gagasan kita sehingga komunikasi akan lebih
mudah dilakukan.
2.Empati
Empati merupakan sebuah kemampuan
seseorang untuk menempatkan dirinya pada peranan atau posisi oranglain.Daam
artian bahwasanya seseorang secara emosional maupun intelektual mampu memahami
apa yang dirasakan dan dialami orang lain.
3.Suportif atau sikap mendukung
Komunikasi interpersonal akan
efektif apabila dalam diri seseorang terdapat perilaku suportif.Artinya,
seseorang dalam menghadapi suatu masalah tidak bersikap bertahan(defensive).Keterbukaan
dan empati tidak dapat berlangsung dalam suasana yang tidak suportif,yakni
deskriptif,spontanitas dan profisionalisme.Sebaliknya dalam perilaku defensive
ditandai dengan sifat-sifat evaluasi,strategi dan kepastian.
4.Perilaku Positif
Komunikasi interpersonal akan lebih
efektif dan mudah dilakukan salah satu nya juga mulai dari adanya perilaku
positif,sikap positi dalam komunikasi terdapat dua aspek yaitu:
-)Komunkasi interpersonal akan lebih
berkembang apabila ada pandangan positif terhadap diri sendiri.
-)Memiliki perasaan positif terhadap
orang lain dan berbagai situasi komunikasi.
5.Kesamaan atau kesetaraan
Kesamaan dalam komunikasi
interpersonal mencakup dua hal,yaitu:
-)Kesamaan pada bidang pengalaman
diantara para pelaku komunikasi.Artinya,komunikai interpersonal umumnya akan
lebih efektif apabila para pelakunya mempunyai nilai,sikap,perilaku dan
pengalaman yang sama hal ini tidak berarti ketidaksamaan tidaklah komunikatif.
-)Kesamaan dalam percakapan diantara
para pelaku komunikasi,memberi pengertian bahwasanya didalam komunikasi
interpersonal harus ada kesamaan dalam hal mengirim dan menerima pesan.[3]
c. Komunikasi Kelompok
Definisi kelompok.Kelompok merupakan
kumpulan beberapa orang yang anggota-anggota nya masih terdapat sebuah ikatan
dengan kelompok,serta mereka masih saling bergantung satu sama lain sehingga
haslnya setiap orang terkaitkan dalam cara tertentu dengan hasil yang lain.
Komunikasi kelompok adalah
komunikasi yang berlangsung terjadi diantara anggota suatu kelompok.Menurut
Michael Burgoon dan Michael Ruffner memberikan batasan komunikasi pada kelompok
sebagai interaksi tatap muka dari tiga atau lebih individu agar memperoleh
maksud dan tujuan yang dikehedaki seperti berbagi informasi,pemeliharaan diri
atau pemecahan suatu masalah sehingga akhirnya semua anggota bisa menumbuhkan
karakteristik pribadi anggota lainnya dengan akurat.
Dikotomi
kelompok
-Kelompok primer dan
sekunder(Cooley)
Kelompok primer merupakan kelompok
yang hubungannya terasa akrab dan lebih personal serta lebih menyentuh
perasaan.Semisal, hubungan dengan keluarga,kawan sepermainan dan tetangga yang
dekat dengan ruang lingkup rumah.Sedangkan kelompok sekunder,yaitu kelompok
yang hubungannya tidak akrab,tidak personal dan tidak menyetuh hati.Semisal,
organisasi massa,fakultas,serikat buruh dan lain-lainnya.
Perbedaan utama antara kelompok
primer dan sekunder antara lain:
1.Kualitas kelompok primer dalam dan
meluas
2.Komunikasi yang terjadi pada
kelompok primer bersifat personal
3.Pada kelompok primer,komunikasi
lebih mengutamakan aspek hubungan daripada isi
4.Kelompok primer bersifat ekspersif
dan informal
d.Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi ialah
pengiriman dan penerimaan dari berbagai pesan organisasi didalam kelompok
formal maupun informal dari suatu organisasi. komunikasi
formal adalah komunikasi menurut struktur organisasi, yaitu komunikasi ke
bawah, ke atas, dan horizontal. Sedangkan Komunikasi informal tidak bergantung
pada struktur organisasi seperti komunikasi antar sejawat dan gosip.[4]
e.Komunikasi Antarbudaya
Terdapat dua konsep utama dalam
sebuah warna komunikasi antarbudaya(Interculture Communication),yaitu konsep
kebudayaan dan konsep komunikasi.Komunikasi dan budaya merupakan sebuah hubungan
timbal balik yang tidak dapat dipisahkan begitu saja.Karena Budaya
memperngaruhi komunikasi dan pada gilirannya komunikasi turut
menentukan,menciptakan dan memelihara realitas budaya dari sebuah
komunitas/kelompok budaya.
Efektivitas
komunikasi antar budaya
Memiliki
dua fungsi,yaitu fungsi pribadi dan fungsi sosial.Menurut Mulyana(2007;57)
meyakini bahwasanya fungsi pribadi adalah fungsi komunikasi yang ditujukan
melewati perilaku komunikasi dan bersumber dari seorang individu,sedangkan
fungsi sosial berbeda dari cara kita bertindak.Komunikator lintas budaya yang
kompeten harus belajar menyenangi hidup bersama orang dari budaya lain.
Menurut Everest Rogers dan Lawrence
Kincaid(1981) bahwa komunikasi antarbudaya yang efektif terjadi jika
muncul-muncul understanding atau komunikasi yang saling memahami.Yang dimaksud
adalah dengan saling memahami adalah keadaan dimana seseorang dapat
memperkirakan bagaimana orang lain memberi makna atas pesan yang dikirim dan
menyandi balik pesan yang diterima.Pemahaman timbal balik itu tidak sama dengan
pernyataan setuju,tetapi hanya menyatakan dua pihak sama-sama mengerti makna
dari pesan yang dipertukarkan.[5]
Membangun
Komunikasi dan Relasi
Komunikasi sendiri merupakan suatu proses ketika
seseorang,kelompok,organisasi maupun masyarakat menciptakan atau menggunakan
informasi agar terhubung antara lingkungan sekitar dan orang lain.Pada umumnya
komunikasi sendiri dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti
oleh kedua belah pihak,komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan
gerak-gerik atau dengan sikap tertentu seperti senyum,menggelengkan kepala dan
lain-lainnya.
Relasi adalah sebuah usaha untuk
menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar ataupun dengan oranglain
baik itu klien,rekan kerja,ataupun lainnya sehingga sangat menentukan suatu
keberhasilan yang ingin dicapainya.
Fungsi Komunikasi dalam organisasi
sendiri ada 3 yaitu:
a.Fungsi Infomatif
Organisasi dapat dipandang sebagai
suatu sistem pemroses informasi(Information Processing System),Maksudnya adalah
seluruh anggota dalam suatu organisasi berhadap bisa memperoleh informasi yang
lebih banyak,lebih biak dan tepat waktu.
b.Fungsi Regulatif
Fungsi ini berkaitan dengan
peraturan-peraturan yang berlaku dalam suatu organisasi.Pada suatu organisasi
terdapat dua hal yang mempengaruhi fungsi regulatif ini.Pertama, atasan atau
orang-orang yang berada dalam tataran manajemen yaitu mereka yang memiliki
kewenangan dalam mengendalikan semua informasi yang tersampaikan.Kedua,
berkaitan dengan pesan.Pesan-pesan regulatif pada dasarnya berorientasi pada
kerja.Artinya,bawahan membutuhkan kepastian peraturan tentang pekerjaan yang
boleh dan tidak boleh untuk dilaksanakan.
c.Fungsi Persuasif
Dalam mengatur suatu
organisasi,kekuasaan dan kewenangan tidak akan selalu membawa hasil yang sesuai
dengan apa yang telah kita harapkan.Adaynya kenyataan seperti ini,maka banyak
pimpinan yang lebih suka untuk mempersuasi bawahanya daripada memberikan sebuah
perintah.Sebab,pekerjaan yang telah dilakukan secara sukarela oleh karyawannya
akan menghasilkan kepedulian yang lebih besar disbanding kalau pimpinan
memberikan perintah.
d.Fungsi Integratif
Setiap Organisasi berusaha untuk
menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat melaksanakan tugas dan
pekerjaan dengan baik.Ada dua saluran komunikasi yang dapatmewujudkan hal
tersebut,yaitu komunikasi formal seperti penerbitan khusus dalam sebuah
organisasi tersebut(newsletter,bulletin)dan laporan kemajuan dalam organisasi
juga saluran komunikasi informal seperti perbincangan antar pribadi selama masa
istirahat kerja,perbandingan olahraga ataupun kegiatan darmawisata.Pelaksanaan
aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi lebih besar dalam
diri karyawan terhadap sebuah organisasi.
Gaya komunikasi
pimpinan
a.Controlling style
Gaya komunikasi yang bersifat
mengendalikan,yang ditandai dengan adanya satu kehendak atau maskud unutuk
membatasi,memaksa dan mengatur perilaku,pikiran dan tanggapan orang lain.
b.The Equalinian style
Gaya komunikasi yang dimana memiliki
aspek penting dalam bergaya komunikasi,dengan adanya landasan kesamaan,The
equalitarian stle of communicarion ini ditandai dengan berlakunya atas
penyebaran pesan-pesan atau informasi verbal secara lisan maupun tertulis yang
bersifat dua arah.
c.The Stucturing Style
Gaya komunikasi yang berstruktur
ini,memanfaatkan pesan-pesan yang verbal secara tertulis maupun lisan guna
memanfaatkan perintah yang harus dilaksanakan penjadwalan tugas dan pekerjaan
serta struktur organisasi.
d.The Dynamic Style
Gaya komunikasi yang dinamis ini
mempunyai kecenderungan agresif,karena pengirim pesan atau sender memahami
bahwasanya lingkungan pekerjaan berorientasi pada tindakan.
e.The Relinguishing Style
Gaya komunikasi yang lebih
mencerminkan ketersediaan untuk menerima saran,pendapat maupun gagasan orang
lain,daripada keinginan untuk memberi perintah,meskipun pengirim pesan(sender)
memiliki hak untuk memberi perintah dan mengontrol orang lain.
f.The Withdrawal Style
Akibat yang akan muncul jika
menggunakan gaya ini adalah melemahnya tindakan komunikasi artinya tidak ada
keinginan dari orang-orang yang memakai gaya ini untuk berkomunikasi dengan
orang lain,dikarenakan terda[at beberapa persoalan ataupun kesulitan antar
pribadi yang dihadapi oleh orang-orang tersebut.
Hambatan
Hambatan
Hambatan hambatan dalam komunikasi
terdapat 3 kelompok yaitu:
a.Hambatan teknis,yang dimana
hambatan teknis terjadi karena keterbatasan alat atau media dalam berkomunikasi
b.Hambatan Semantik,hambatan dalam
proses penyampaian dalam pemahaman atau pengertian secara efektif
c.Hambatan Manusiawi,hambatan ini
terjadi karena adanya faktor emosi dan
prasangka pribadi,persepsi,kecakapan atau ketidaksopanan,kemampuan atau
ketidakmampuan alat-alat indera seseorang.
[1] Ditha Paramitha, ‘Fenomena Perilaku Remaja Broken Home Di SMA BPI Kota
Bandung’, Universitas Pasundan, 2016,
52 <http://repository.unpas.ac.id/11586/5/BAB
2.pdf%0Ahttp://repository.unpas.ac.id/11586/>.
[2] B A B Ii and Pengertian Jaringan Komputer, ‘LANDASAN TEORI 1 . Local Area
Network ( LAN )’, 2013, 5–29.
[3] Suharsono Y Savira F, ‘Bab 2 TINJAUAN PUSTAKA, Teori Komunikasi Antar
Peribadi (Interpersonal Communication)’, Journal
of Chemical Information and Modeling, 53.9 (2019), 1689–99.
[4] A Pengertian Komunikasi, ‘Pengertian A. Komunikasi’, 1994, 11–19.
[5] Fn Fitriana, ‘Berasal Dari Bahasa Latin’, Remaja, 2005 (2017), 9–34.
Komentar
Posting Komentar